Ketua DPRD KLU Siap Kawal Putusan Musrenbang Kebudayaan untuk Jati Diri Daerah
TIMES Lombok/Ketua DPRD KLU Agus Jasmani (sebelah kanan) bersama Bupati KLU, Najmul Akhyar. (FOTO: Prokopimda KLU for TIMES Indonesia)

Ketua DPRD KLU Siap Kawal Putusan Musrenbang Kebudayaan untuk Jati Diri Daerah

Ketua DPRD KLU Agus Jasmani tegaskan komitmen kawal Pokir dan hasil Musrenbang Kebudayaan 2026 agar program budaya benar‑benar menyentuh pelaku serta ekonomi warga.

TIMES Lombok,Kamis 26 Februari 2026, 20:24 WIB
78
H
Hery Mahardika

LOMBOK UTARAKetua DPRD Kabupaten Lombok Utara (DPRD KLU), Agus Jasmani, menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh hasil keputusan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kebudayaan tahun 2026.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pembukaan Musrenbang Kebudayaan yang berlangsung di Pantai Beraringan, Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, Kamis (26/2/2026).

Acara strategis ini turut dihadiri oleh Bupati KLU H. Najmul Akhyar, Kepala Dinas Dikbudpora KLU M. Najib M.Pd., para Camat se-KLU, serta tokoh budaya dan tokoh masyarakat setempat.

article

Ketua DPRD KLU, Agus Jasmani (FOTO: Hery Mahardika/TIMES Indonesia)

Dalam sambutannya, Ketua DPRD KLU, Agus Jasmani menyampaikan, Musrenbang Kebudayaan bukan sekadar rutinitas formalitas atau forum rencana tahunan. Ia menekankan bahwa momentum ini harus menjadi pijakan kuat dalam memperkuat jati diri daerah Lombok Utara.

"Kami di DPRD tentu akan mengawal setiap program kebudayaan agar benar-benar menyentuh para pelaku budaya. Kami juga berharap kebudayaan ini nantinya mampu mengundang nilai ekonomi bagi masyarakat," ujar Agus Jasmani kepada TIMES Indonesia.

Menurutnya, pelestarian budaya yang dikelola dengan baik dapat menjadi daya tarik wisata yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal di Bumi Tioq Tata Tunaq.

article

Ketua DPRD KLU Agus Jasmani (kanan, duduk) bersama Bupati KLU Najmul Akhyar, dan para tokoh adat. (FOTO: Prokopimda KLU for TIMES Indonesia)

Musrenbang Kebudayaan, yang di KLU akrab disebut dengan istilah Gendu Rasa, merupakan agenda tahunan yang digelar sebelum pelaksanaan Musrenbang RKPD. 

Forum ini menjadi ruang bagi masyarakat dari berbagai latar belakang untuk berinteraksi dan bertukar pikiran.

"Ide dan gagasan dalam memajukan kebudayaan bertemu dan berinteraksi satu dengan yang lainnya di sini," terang pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPW PKB NTB ini.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa melalui kegiatan Gendu Rasa, setiap elemen masyarakat dapat membangun jaringan komunikasi yang bermakna. 

Forum ini bertujuan merajut gagasan untuk membangun sekaligus menyelaraskan pandangan yang berbeda menjadi satu kesatuan nilai moral dan keyakinan yang kuat.

"Dengan adanya pengawalan ketat dari legislatif, diharapkan hasil dari Musrenbang Kebudayaan ini tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi terwujud dalam program nyata yang melestarikan warisan leluhur sekaligus memajukan daerah," tutup anggota dewan Dapil I Tanjung ini. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Hery Mahardika
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Lombok, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.