https://lombok.times.co.id/
Berita

Wamenhaj Ajak Umat Beragama Jaga Persatuan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 10:39
Wamenhaj Ajak Umat Beragama Jaga Persatuan di Tengah Bencana Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak. (FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia)

TIMES LOMBOK, JAKARTA – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengajak seluruh umat beragama untuk menjaga persatuan di tengah musibah bencana yang terjadi di Indonesia termasuk situasi geopolitik dan geostrategis yang tidak mudah. 

Hal tersebut disampaikan Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak usai acara Doa untuk Sumatra, Doa untuk Indonesia yang digelar Matahari Pagi Indonesia di ballroom Pondok Pesantren Minhajurrosyidin Jakarta pada Jumat (9/1/2026) malam. 

“Modal utama yang paling penting persatuan. Kalau tidak bersatu, kita mungkin bisa terpecah belah seperti banyak negara yang sekarang sedang dipenetrasi oleh banyak negara-negara kuat,” ucap Wamenhaj yang juga Ketua Majelis Pertimbangan Matahari Pagi Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak. 

Menurutnya, persatuan itu harus terus digaungkan. Hal ini sejalan atas apa yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai pengagum Soekarno yang terus menggaungkan semangat persatuan bangsa. 

“Bung Karno dulu juga selalu konsisten menyampaikan persatuan, dan hari ini nilai Soekarno itu yang selalu diingatkan oleh Presiden Prabowo,” ujar Dahnil. 

Oleh sebab itu, lanjut Dahnil, ditengah bencana Sumatra yang sedang recovery, persatuan dan kesetiakawanan sosial yang dihadirkan salah satunya melalui Matahari Pagi Indonesia sebagai organisasi sosial itu penting untuk menolong masyarakat yang terdampak bencana Sumatra. 

Wamenhaj-Dahnil-Anzar-2.jpg

“Bulan lalu, Matahari Pagi pada awal-awal bencana sudah banyak mendistribusikan bantuan dan relawan kita banyak bekerja di Aceh Tamiang, kemudian di Barus, di Tapanuli Tengah, kemudian di Sibolga, kemudian di Lhokseumawe dan sebagainya. Nah, kali ini Doa bersama kami mengawali agenda berikutnya,” ucapnya.

“Karena kami minggu depan akan turun kembali mendistribusikan banyak bantuan, kan sekarang sudah masa recovery ya, dan pada masa-masa recovery itu malah justru banyak juga yang perlu dibantu, terutama terkait dengan trauma healing, kemudian persiapan masuk sekolah, dan sebagainya,” sambungnya. 

Dahnil menjelaskan selain bantuan dari pemerintah yang sudah banyak, Matahari Pagi Indonesia juga turut terlibat membackup dan melengkapi atas apa yang sekiranya belum dilakukan pemerintah. Terutama yang paling penting itu proses trauma healing dan persiapan sekolah,” jelasnya. 

Dahnil mengungkapkan, korban utama yang paling menderita dari bencana ini sebenarnya adalah perempuan dan anak. Matahari Pagi Indonesia mendorong supaya bantuan kebutuhan perempuan dan anak, terutama untuk sekolah itu dimasifkan. 

“Selain bantuan pemerintah kan sudah maksimal ya, kami semuanya bergotong-royong untuk melakukan penyelesaian di Sumatra. Fokus kita itu trauma healing dan bantuan-bantuan terhadap adik-adik kita yang bersekolah, kemudian juga kepada ibu-ibu perempuan,” tandasnya. (*)

Pewarta : Ahmad Nuril Fahmi
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Lombok just now

Welcome to TIMES Lombok

TIMES Lombok is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.