https://lombok.times.co.id/
Berita

Sosok Suaeb Qury, Aktivisi dan Pegiat Literasi Terpilih Periode Kedua Komisioner KI NTB

Rabu, 04 Februari 2026 - 10:44
Sosok Suaeb Qury, Aktivisi dan Pegiat Literasi Terpilih Periode Kedua Komisioner KI NTB Komisioner Komisi Informasi (KI) NTB Suaeb Qury, S.H.I.,M.Si (FOTO: Hery Mahardika/TIMES Indonesia)

TIMES LOMBOK, MATARAM – Berangkat dari aktivis gerakan dan pegiat literasi Suaeb Qury sukses terpilih kembali menjadi Komisioner Komisi Informasi (KI) NTB untuk periode kedua. Keberhasilannya menjadi inspirasi nyata bagi anak pesisir Pantai Soro, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, NTB. 

Suaeb Qury kecil lahir dari lingkungan sederhana dari pasangan Kuraisin dan Siti Aysah yang berprofesi sebagai nelayan di pesisir Pantai Soro.

Meski terlahir dari keluarga sederhana, SQ (panggilan literasi) menjadikan inspiratif dan membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi, mengabdi pada masyarakat, dan memberi motivasi bagi generasi muda. 

"Saya tumbuh di pesisir pantai Soro, jauh dari ibu kota provinsi di Kota Mataram," ucapnya kepada TIMES Indonesia, Rabu (4/2/2026).

Kisah hidupnya penuh perjalanan luar biasa antara kerja keras, dedikasi, dan komitmen yang teguh terhadap nilai-nilai kebaikan.

Meski terlahir dari keluarga sederhana, namun Suaeb Qury tumbuh dari lingkungan religius dan menjunjung tinggi pendidikan. Atas perjuangan orang tua, SQ mampu menempuh pendidikan dari jenjang SD di Desa Soro, SMPN 1 Kempo, dan SMAN 1 Kempo. 

"Bapak saya seorang nelayan tangguh, makanya saya dari kecil banyak belajar dari bapak soal ketangguhan. Dari SD sampai SMP saya ikut bapak melaut, setamat SMP baru berhenti," tuturnya terngiang.

Sebagai terlahir dari keluarga religius, Suaeb Qury juga mengisi waktu mudanya sejak SMP sampai SMA menjadi marbot masjid di desanya. Setamat SMA, SQ ingin melanjutkan kuliah sarjana agama, namun terkendala biaya. 

Namun, melihat kedisiplinan dan keteladanan Suaeb Qury, akhirnya biaya pemberangkatan kuliah ke Kampus Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram, yang sekarang menjadi Universitas Islam Negeri  (UIN) Mataram oleh sekampung dan jamaah masjid.

"Pas berangkat kuliah dulu, saya dikasih biaya urunan orang sekampung dan jamaah masjid Babussalam Desa Soro Kecamatan Kempo Dompu," tuturnya.

Setelah berada di Kota Mataram dan aktif kuliah pada tahun 1995. Ia memulai kiprah organisasinya sejak mahasiswa dengan aktif di PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia). Ia bukan hanya kader yang berprestasi, tetapi juga dipercaya menjadi Ketua PMII Rayon Mataram, hingga berkarir organisasi ke Pengurus Besar PMII di Jakarta selama empat tahun dari 2003-2007.

"Saya mulai kuliah di IAIN (UIN) Mataram pada tahun 1995 dan ikut organisasi PMII hingga tuntas ke PB di Jakarta," terangnya.

Semasa kuliah dan aktif berorganisasi membuat dirinya diterpa dan digembleng menjadi aktivis gerakan yang turun ke jalanan.

"Saya mendapatkan pengalaman banyak di PMII membentuk karakter kepemimpinan yang matang, kemampuan strategis, serta kepedulian terhadap perkembangan generasi muda dan masyarakat luas," katanya.

Atas konsisten di organisasi mahasiswa aliran Nahdatul Ulama (NU). SQ sepulang dari Jakarta mendapatkan jabatan sebagai Ketua GP Ansor NTB kurun waktu 2010-2014. Ada banyak program pengembangan pemuda, membentuk karakter, dan memperkuat solidaritas hingga SQ dikenal luas publik di kalangan para tokoh NTB dan pemuda di NTB. 

Tidak berhenti di organisasi pemuda, Suaeb Qury juga menorehkan kontribusi besar di NU tingkat provinsi. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris PW NU NTB dan Ketua LTNU NTB, posisi strategis yang membuktikan kemampuannya dalam memimpin, mengelola, dan meneguhkan prinsip-prinsip keagamaan sekaligus kemasyarakatan. 

"Alhamdulillah, pernah mengemban beberapa jabatan organisasi besar di NU NTB," ungkapnya Magister Sains ini.

SQ tidak hanya pandai beretorika, namun juga sebagai penulis produktif yang sudah menghasilkan 12 karya yang sebagian besar berisi pengalaman hidup, kisah inspiratif, motivasi, dan nilai moral. Tulisan-tulisannya menjadi panduan bagi generasi muda untuk belajar, bekerja, dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Atas kepandaian merawat jaringan dan memiliki karya nyata lewat gerakan dan literasi, kini SQ duduk kembali sebagai Komisioner KI NTB. Dari jabatan dipegang saat ini, ia memastikan masyarakat mendapatkan akses informasi yang jujur, jelas, dan bermanfaat, terutama di era digital yang menuntut keterbukaan dan kecepatan informasi.

Kini Suaeb Qury menjadi barometer kesuksesan di kampung halamannya yang memberikan rasa bangga untuk orang tua dan seluruh kampung pesisir Soro. 

"Keberhasilan saya saat ini tentu menjadi hadiah untuk orang tua saya dan masyarakat serta jamaah Masjid Babussalam di desa saya," tutupnya. (*)

Pewarta : Hery Mahardika
Editor : Hendarmono Al Sidarto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Lombok just now

Welcome to TIMES Lombok

TIMES Lombok is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.