https://lombok.times.co.id/
Gaya Hidup

Miss AI Muslimah Indonesia, Anwar: Jadi Titik Temu Etika, Teknologi, dan Nilai Spiritual

Rabu, 28 Januari 2026 - 02:33
Miss AI Muslimah Indonesia, Anwar: Jadi Titik Temu Etika, Teknologi, dan Nilai Spiritual Ilustrasi AI. (Foto Ilustrasi: Akademi AI TIMES Indonesia)

TIMES LOMBOK, JAKARTA – Peluncuran Kontes AI Indonesia oleh TIMES Indonesia tidak hanya menandai kemajuan teknologi kreatif di bidang AI, tapi juga menghadirkan diskursus baru tentang etika kecerdasan buatan. Salah satu kategorinya adalah Miss AI Muslimah Indonesia, sebuah kompetisi AI yang menggabungkan inovasi teknologi dengan nilai spiritual, kesantunan, dan etika Islam.

Di tengah maraknya pemanfaatan AI yang sering kali menekankan aspek visual dan komersial, Miss AI Muslimah Indonesia hadir sebagai kontra-narasi. Kontes ini menempatkan nilai adab, moral, dan identitas keislaman sebagai fondasi utama dalam penciptaan karya berbasis AI.

CEO TIMES Indonesia National Network (TINN), Khoirul Anwar, menyampaikan bahwa kehadiran kategori ini merupakan bentuk tanggung jawab moral media dalam mengawal perkembangan teknologi.

“Teknologi tidak pernah benar-benar netral. Ia selalu membawa nilai dari siapa yang merancang dan menggunakannya. Melalui Miss AI Muslimah Indonesia, kami ingin menunjukkan bahwa AI bisa dikembangkan dengan pendekatan yang bermartabat, beretika, dan selaras dengan nilai spiritual,” ujar Anwar.

AI Berbasis Nilai

Anwar menambahkan, Miss AI Muslimah Indonesia tidak dimaksudkan sebagai ajang visualisasi semata. Peserta didorong untuk merancang representasi AI yang mencerminkan kecerdasan, kesantunan, dan akhlak, sekaligus mampu menyampaikan pesan-pesan positif di ruang digital.

Pendekatan ini menjadi relevan di tengah kekhawatiran global tentang AI yang kerap lepas dari kendali etika, bias nilai, hingga eksploitasi citra perempuan. Dengan basis nilai Islam yang moderat dan inklusif, kontes ini diharapkan menjadi contoh bahwa AI dapat diarahkan untuk memperkuat martabat manusia.

“AI harus membantu manusia menjadi lebih manusiawi, bukan sebaliknya,” katanya menegaskan.

Langkah TIMES Indonesia meluncurkan Miss AI Muslimah Indonesia juga menempatkan Indonesia dalam percakapan global tentang etika AI. Ketika banyak negara masih berkutat pada regulasi teknis dan keamanan data, pendekatan berbasis nilai dan spiritualitas menjadi pembeda yang jarang disentuh.

Indonesia, dengan latar belakang masyarakat religius dan multikultural, dinilai memiliki modal sosial kuat untuk menawarkan model pengembangan AI yang beretika. "Miss AI Muslimah Indonesia ini kami jadikan contoh konkret bagaimana teknologi modern dapat berdialog dengan tradisi, iman, dan nilai lokal tanpa kehilangan relevansinya," ujarnya.

Media, Teknologi, dan Tanggung Jawab Moral

Bagi TIMES Indonesia, sambung Anwar, kontes ini sekaligus menegaskan posisi media sebagai penjaga arah perkembangan teknologi di ruang publik. Media tidak cukup hanya memberitakan kemajuan AI, tetapi juga perlu memastikan bahwa kemajuan tersebut membawa dampak positif bagi peradaban.

Miss AI Muslimah Indonesia dirancang sebagai ruang edukasi, refleksi, dan partisipasi publik. Melalui kompetisi ini, masyarakat diajak memahami bahwa AI bukan sekadar produk teknologi, melainkan hasil pilihan nilai dan visi manusia.

"Ke depan, kami berharap Miss AI Muslimah Indonesia dapat memicu lahirnya talenta AI yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran etika dan spiritual yang kuat. Sebuah langkah kecil, namun penting, menuju masa depan AI yang lebih beradab dan bermakna," tandas Anwar. (*)

Pewarta : Theofany Aulia (DJ-999)
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Lombok just now

Welcome to TIMES Lombok

TIMES Lombok is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.